Departemen Keamanan Dalam Negeri AS tidak segera menanggapi komentar tentang kapan program akan dimulai, meskipun seorang pegawai departemen mengatakan kebijakan itu tidak akan berlaku untuk populasi rentan tertentu dan anak di bawah umur tanpa pendamping.
Ada keraguan serius apakah Meksiko dapat menjaga para pencari suaka Amerika Tengah yang melarikan diri dari kemiskinan dan kejahatan, terutama di kota-kota perbatasan yang seringkali malah lebih ganas daripada kota-kota yang mereka tinggalkan sebelumnya.
Sampai saat ini belum jelas bagaimana Meksiko berencana menampung ribuan pencari suaka selama berbulan-bulan, atau bertahun-tahun. Masih ada lebih dari 800.000 kasus yang menunggu di pengadilan imigrasi.
Program yang dijuluki dengan Protokol Perlindungan Migran oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS merupakan salah satu dari serangkaian tindakan yang diambil oleh pemerintahan Trump dengan tujuan untuk mempersulit orang Amerika Tengah memasuki Amerika Serikat di bawah undang-undang suaka.
Presiden Donald Trump berpendapat bahwa sistem suaka AS telah disalahgunakan, menyebut proses di mana banyak migran dibebaskan di AS untuk menunggu persidangan imigrasi “menangkap dan melepaskan”.