2 Ulama Moderat Ajak Relawan Membersihkan Hoax yang Menerpa Jokowi

, Jurnalis
Sabtu 26 Januari 2019 23:03 WIB
Foto Istimewa
Share :

BANDUNG - Hoax adalah masalah serius yang mengancam proses demokrasi di Indonesia. Hoax yang berisi hasutan kebencian telah menghinakan akal sehat yang membahayakan nilai kebangsaan dan nilai kemanusiaan.

Demikian pernyataan ulama moderat KH. Maman Imanulhaq saat memberi pembekalan dalam acara “Pok Pek Prak 01” yang digelar Rumah Kerja Relawan atau Rumker Jokowi Maruf Jabar.

 "Semua relawan harus bergerak melawan hoax. Media sosial adalah medan pertempuran yang harus dimenangkan orang baik. Diam sudah bukan pilihan," tegas tokoh muda NU ini.

Maman meminta agar relawan Jokowi Amin membuat kontens postif dan tidak diam jika mendapati berita fitnah kepada Jokowi. Bahkan ia menyarankan untuk melaporkan akun provokatif secara massal kepada aparat berwenang.

Acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari Jabar, DKI dan Banten serta Observer dari beberapa wilayah se-Indonesia.

Beberapa publik figur memberi motivasi kepada relawan diantaranya Farhan, Choky Sitohang, Giring Ganesha dan ulama besar dari NTB, Tuan Guru Bajang atau TGB.

 TGB pun mengarahkan para relawan untuk meyakinkan kepada umat untuk memilih calon terbaik dari orang-orang baik. 

“Kita yakin dan harus meyakinkan kepada orang lain bahwa kebaikan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin adalah kebaikan untuk umat bukan kebaikan untuk dirinya sendiri,” kata TGB.

Ia juga menambahkan, bahwa kita harus mewaspadai dan mengantisipasi Hoaks yang beredar di Masyarakat. Warga Jabar banyak yang meyakini Hoaks Jokowi PKI. 

“Hoaks PKI, Kriminalisasi Ulama, antek asing itu semua fitnah yang menimpa Pak Jokowi selama 4 tahun lebih pemerintahan Jokowi-JK. Tugas kita harus membersihkan itu. Jangan hanya meyakini bahwa orang baik akan tetap menang, dunia politik itu berbeda,” tegas TGB.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya