PADANG-Gempa yang terjadi berturut-turut di Kepulauan di Samudera Indonesia di perairan barat Daya Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat mendapat tanggapan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi (PVMBG) – KESDM, gempa yang terjadi sore tadi tidak kuat untuk memicu tsunami, Sabtu (2/2/2018).
Surat tanggapan tersebut menjelaskan gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, 2 Februari 2019, pukul 16:27 WIB dimana informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 99,84° BT dan 3,03° LS, dengan magnitudo M 6,0 pada kedalaman 17 kilometer dengan 117 kilometer tenggara Kepulauan Mentawai.
(Baca Juga: Gempa Mentawai, BMKG: Itu Merupakan Gempa Bumi Dangkal)
Geo Forschungs Zentrum (GFZ) Jerman melalui GEOFON program menginformasikan gempa bumi berpusat di koordinat 100,09° BT dan 2,87° LS dengan kekuatan 6,0 Mw dan kedalaman 10 km. Sedangkan The United States Geological Survey (USGS), Amerika, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 100,7021° BT dan 2,860° LS, dengan magnitudo M 6,1 pada kedalaman 10 km.