BMKG melaporkan bahwa guncangan gempa bumi dirasakan di Kota Padang, Pariaman dan Painan dengan intensitas III-IV MMI, serta di Padang Panjang, Bukittinggi dan Solok dengan intensitas II-III MMI. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami.
(Baca Juga: Sejak Sore, BMKG Mencatat 45 Kali Gempa Susulan di Bengkulu dan Mentawai)
Bagi masyarakat yang tinggal dekat lokasi gempa diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diharapkan berkekuatan lebih kecil.
Informasi terakhir yang di peroleh Okezone dari Camat Sikakap Fransiskus Sakeletuk, gempa yang terjadi sore tadi sebagian warga memilih untuk mendekati perbukitan. Masyarakat yang ada didekat pantai memilih untuk menginap ke rumah saudaranya yang dekat dengan bukit, sementara warga lain bertahan di rumah namun di teras rumah sambil membentangkan tikar.
“Tidak apa-apa biar masyarakat kita tenang dan kita akan tetap melakukan monitor, perlu diingatkan kalau mau menginap sama saudaranya jangan lupa, pakaian, logistik selama menginap. Kita tidak bisa melarang yang penting masyarakat tetap waspada,” tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )