Lalu untuk video kedua, kata Arwani, Mbah Moen menegaskan doanya ditujukan untuk Joko Widodo, seperti, "Hadza Pak Prabowo, La Pak Prabowo, Innama Pak Jokowi, Joko Widodo”.
“Ini juga menjadi jelas, bahwa doa yang tadi itu yang isinya mendoakan agar jadi presiden kedua kali itu untuk Jokowi, bahkan ditegaskan dua kali dengan menyebut Jokowi dan Joko Widodo,” sambungnya.
Ia pun meminta kepada masyarakat agar jangan membiasakan memotong video-video dan harus menciptakan suasana sejuk jelang perlehatan Pemilu 2019.
“Kebiasaan mencomot dan memframing video sesuai kehendak, dan selera politik tentu keluar dari etika. Sebaiknya, kebiasaan tersebut dihentikan karena jauh dari tata krama berpolitik yang sejuk,” pungkasnya.
(Awaludin)