Ada 876 Kasus DBD di Jakarta, Pemprov Gratiskan Biaya Perawatan

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Minggu 03 Februari 2019 15:44 WIB
Anies Baswedan bersama istri menjenguk pasien DBD di RSUD Pasar Minggu, Jakarta (Twitter @aniesbaswedan)
Share :

JAKARTA – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) sedang mewabah di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali di Jakarta. Pemprov DKI mencatat ada 876 kasus DBD di Ibu Kota.

Gubernur DKI Anies Baswedan menyampaikan hal itu usai menjenguk pasien DBD yang sedang dirawat di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019). Dia turut membagikan momen kunjungannya bersama istri ke media sosial.

“Sampai hari ini jumlahnya 876 kasus di Jakarta, di RSUD Pasar Minggu ini salah satu yang terbanyak ada 49 pasien sedang dirawat inap,” katanya seperti dikutip dari akun Instagram @aniesbaswedan.

Pemprov DKI menggratiskan biaya perawatan bagi pasien DBD di rumah sakit daerah. “Semua di RSUD kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah dan RSUD kita memiliki fasilitas yang lengkap dan baik,” ujarnya.⁣⁣

⁣⁣

Dia meminta masyarakat bila merasakan gejala DBD, maka silakan langsung datang ke Puskesmas, periksakan diri dan jangan ditunda.

“Pemprov DKI Jakarta senantiasa cepat tanggap memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan gratis kepada warga yang menderita DBD,” kata Anies.⁣⁣

⁣⁣

View this post on Instagram

Jakarta Waspada Demam Berdarah Dengue (DBD).⁣⁣ ⁣⁣ DBD sekarang sedang mewabah di berbagai wilayah Indonesia termasuk di Jakarta. Sampai hari ini jumlahnya 876 kasus di Jakarta, di RSUD Pasar Minggu ini salah satu yang terbanyak ada 49 pasien sedang dirawat inap. Semua di RSUD kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah; dan RSUD kita memiliki fasilitas yang lengkap dan baik.⁣⁣ ⁣⁣ Bila teman-teman merasakan gejala DBD silakan langsung datangi Puskesmas, periksakan diri dan jangan ditunda. Pemprov DKI Jakarta senantiasa cepat tanggap memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan gratis kepada warga yang menderita DBD.⁣⁣ ⁣⁣ Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di seluruh wilayah ibu kota Jakarta; baik melalui tindakan promotif, preventif, kuratif dan juga rehabilitatif. ⁣⁣ ⁣⁣ Mari kita sama-sama periksa lingkungan di sekitar kita. Pastikan tidak ada air menggenang, dan tidak ada jentik-jentik nyamuk yang tumbung. Izinkan petugas Jumantik untuk menjalankan tugas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) semua wilayah termasuk di dalam rumah kita. Jangan sampai rumah kita terlewat dari pemeriksaan, nanti akibatnya tidak hanya pada keluarga kita saja tapi juga lingkungan kita.⁣⁣ ⁣⁣ Kami percaya warga Jakarta peduli lingkungan dan melindungi sesama. Petugas kita di seluruh kelurahan, kecamatan, RT, RW turun ke lapangan untuk mendorong agar warga peduli dan memeriksa lingkungannya. Semua ini harus dilakukan sebagai sebuah gerakan bersama.⁣⁣ ⁣⁣ ⁣⁣ #DemamBerdarah⁣⁣ #DBD⁣⁣ #WaspadaDBD⁣⁣ #DKIJakarta⁣⁣ #DinkesDKI⁣⁣ #RSUDPasarMinggu⁣⁣ #Jumantik⁣⁣ #PemberantasanSarangNyamuk

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya guna mengantisipasi munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD di seluruh wilayah ibu kota Jakarta, baik melalui tindakan promotif, preventif, kuratif dan juga rehabilitatif. ⁣⁣

⁣⁣

“Mari kita sama-sama periksa lingkungan di sekitar kita. Pastikan tidak ada air menggenang, dan tidak ada jentik-jentik nyamuk yang tumbung,” ujarnya.

“Izinkan petugas Jumantik untuk menjalankan tugas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) semua wilayah termasuk di dalam rumah kita. Jangan sampai rumah kita terlewat dari pemeriksaan, nanti akibatnya tidak hanya pada keluarga kita saja tapi juga lingkungan kita.”⁣⁣

⁣⁣

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya