9 Kepala Daerah di Maluku Utara Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Minggu 03 Februari 2019 18:00 WIB
Sembilan kepala daerah di Maluku Utara deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf Amin. (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA – Sebanyak 9 dari 10 kepala daerah tingkat II di Provinsi Maluku Utara menyatakan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Salah satunya adalah Bupati Kepulauan Sula Hendrata Theis. Ia merupakan ketua DPD Partai Demokrat (PD) Malut.

Deklarasi ini disampaikan melalui pernyataan di hadapan wartawan dan Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, Minggu 3 Februari 2019, di Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam acara ini yang hadir adalah enam kepala daerah. Mereka adalah Wali Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes, Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, dan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus.

Tiga Bupati tidak sempat hadir karena tak mendapat tiket pesawat, tapi sudah menyatakan dukungan ke paslon 01. Ketiganya adalah Bupati Kota Ternate Burhan Abdurahman, Bupati Halmahera Timur Muhdin, dan Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba.

Hadir juga Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara Alien Mus serta belasan anggota DPRD Malut lainnya.

"Kami 9 dari 10 kepala daerah kabupaten/kota di Maluku Utara mendukung Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Maluku Utara ingin maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi," kata Hendrata yang menjadi juru bicara para kepala daerah, Minggu (3/2/2019).

"Kami komitmen Maluku Utara (memenangkan Jokowi-Ma'ruf, red) 90 persen. Kita dalam politik bicara dengan kerja keras. Demi kemenangan kita Indonesia," ucapnya.

Ketua DPRD Maluku Utara Alien Mus mengatakan, dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf adalah hal wajar. Sebab, kepemimpinan Jokowi memang membangun dari desa. Perekonomian di desa-desa di Maluku Utara berjalan lancar. "Khususnya dengan adanya dana desa Rp1 miliar per desa," ujarnya.

Sebagai seorang perempuan, politikus Partai Gokar itu mengatakan kepemimpinan Jokowi sangat memerhatikan isu perempuan. Pelayanan kesehatan untuk perempuan di Maluku Utara sudah sangat luar biasa.

"Alhamdulillah, dokter-dokter sudah ada di desa-desa. Yang tadinya tidak ada sama sekali, sekarang sudah ada. Yang tadinya tak ada SD, TK, SMP, SMA, sekarang semua sudah rata adanya," kata dia.

"NKRI harga mati dan kami tidak terpengaruh hoaks dan perbedaan agama. Sebab, kami memercayai Pak Jokowi memperjuangkan semua."

Hasto sendiri menyatakan berterima kasih atas dukungan dari para kepada daerah itu. Secara khusus, Hasto mengatakan Maluku dan Maluku Utara punya pengalaman pahit berupa konflik di masa lalu. Maka itu, ketika fitnah dan hoaks mulai berseliweran demi ambisi politik di pemilu, komitmen para kepala daerah menjaga kedamaian patut didukung.

"Ini merupakan dukungan yang baik, positif, dan sekaligus menjadi energi positif bagi Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang menggambarkan Indonesia kita. Persatuan umaroh dan ulama, persatuan antara kekuatan nasionalis-agamis," ujar Hasto.

Ia mengatakan, dukungan para kepala daerah itu datang dalam momentum yang tepat. Dukungan tersebut diharapkan lanjut ke kerja-kerja politik di lapangan.

'Setelah ini, semua akan bergerak ke bawah, dan langsung kami akan keluarkan surat tugas untuk memimpin di daerahnya masing-masing sesuai target yang sudah disampaikan," kata Hasto.

"Mereka juga mengatakan berbagai isu hoaks dan fitnah tidak lagi digunakan karena mereka merasakan sebuah konflik, sebuah perpecahan. Modal utama kita adalah persatuan bangsa itu sendiri," tambah Hasto.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya