Survei Populi Center: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,1%, Prabowo-Sandi 31%

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 07 Februari 2019 19:35 WIB
Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandi saat Debat Pilpres 2019. (Foto : Arif Julianto/Okezone)
Share :

JAKARTA – Lembaga survei Populi Center merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019. Hasilnya, paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dengan memperoleh 54,1% suara, berbanding dengan elektabilitas paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya 31%.

Sementara itu, sekira 14,9% pemilih tidak tahu atau tidak menjawab mengenai calon yang akan dipilih pada Pilpres 2019. Survei ini dilakukan nasional pada 20-27 Januari 2019.

"Hasil ini relatif sama dengan temuan survei pada bulan-bulan sebelumnya," demikian keterangan pers dari Populi Center yang diterima Okezone, Kamis (7/2/2019).

Dalam survei itu, terungkap alasan responden dalam menentukan paslon pilihan. Sebanyak 46,4% responden memilih paslon dengan lantaran menyenangi figur presiden. Selain itu, 15,9% responden memilih paslon dengan melihat kompetensi yang dimiliki para kontestasn untuk menyelesaikan masalah ekonomi.

Terungkap pula dalam hasil survei terbaru Populi Center, Jokowi-Ma'ruf unggul di kalangan pemilih milenial dengan 50,0%m sedangkan Prabowo-Sandi 38,1%. Begitu pula dengan pemilih nonmilenial, paslon normor urut 01 itu unggul dengan suara 55,9% berbanding 28,0% di kubu paslon nomor urut 02.

(Baca Juga : Survei LSI: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 54,8%, Prabowo-Sandi 31,0%)

Sekadar diketahui, survei ini dilakukan pada 20-27 Januari 2019. Sebanyak 1.486 responden dilibatkan dalam survei ini. Sementara survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekira 2,53%.

(Baca Juga : Tagar #Saya01 Ramai di Medsos Jelang Debat Kedua Pilpres)

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya