“Penentuan cawagub ini bagian dari komitmen politik antara PKS dan Gerindra. Jadi, jangan sampai polemik perebutan kursi DKI 2 menjadi bola salju yang merambah pada koalisi nasional hingga ke tingkat-tingkat daerah,” tuturnya.
Menurutnya, perlu adanya pertemuan pimpinan di tingkat pusat kedua partai itu untuk menyelesaikan polemik ini. "Jangan sampai berlarut-larut malah akan merugikan Prabowo-Sandiaga dalam kancah Pilpres April nanti," kata Adi.
Tim panelis sudah merekomendasi dua nama cawagub kepada Gerindra dan PKS pada Jumat malam lalu. Dua nama itu berasal dari tiga kandidat yang mengikuti fit and proper test, yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Sementara tim panelis yang menguji mereka yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif, peneliti LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.
(Rizka Diputra)