PSI: Kaum Intoleran Ancam Yogyakarta

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Senin 11 Februari 2019 23:40 WIB
Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengkhawatirkan munculnya kelompok intoleran yang mencoba merusak ketenangan kota Yogyakarta.

Grace menjelaskan bahwa Yogyakarta, kota yang digambarkan sebagai kota yang menyimpan identitas Indonesia dalam bentuk kesenian, tradisi dan kuliner Nusantara, kini sudah mulai terancam oleh kaum intoleran. Ia pun memaparkan beberapa kejadian intoleransi yang belakangan ini terjadi di Yogyakarta.

“Pertengahan Desember lalu, sebuah nisan kayu salib dipotong di Kotagede, Yogyakarta, dan prosesi doa kematian gagal dilakukan karena mendapat penolakan massa,” kata Grace dalam keterangannya, Senin (11/2/2019).

Mantan presenter TV berita itu menambahkan, kejadian tersebut telah menandakan bahwa intoleransi tidak hanya mengancam kita yang masih hidup, bahkan yang sudah matipun juga menjadi sasaran.

“Kelompok Intoleran juga menyasar upacara adat. Oktober tahun lalu, upacara "Sedekah Laut" sebagai ekspresi rasa syukur yang dilaksanakan nelayan Pantai Baron dan Kukup di Tanjungsari, Gunungkidul, diserang dan diteror sekelompok orang yang menganggap upacara adat itu sesat,” tambah Grace.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya