JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto–Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak khawatir banyaknya kepala daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang siap memenangkan Paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)–Maruf Amin.
Jubir BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bentuk dukungan yang diberikan oleh kepala daerah tidak akan mengurangi suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sebab, Prabowo–Sandi lebih membutuhkan dukungan masyarakat ketimbang dukungan kepala daerah.
“Yang kami butuhkan suara rakyat,” katanya kepada Okezone, Jumat (15/2/2019).
Dahnil Anzar
(Baca Juga: TKN Jokowi Yakin Suara Prabowo Kebobolan di Jawa Barat)
Dahnil meyakini, saat ini bentuk dukungan masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami peningkatan dukungan terhadap Prabowo–Sandiaga Uno.
"Dan kami yakin rakyat sudah menunjukkan histeria perubahan sehingga tidak akan bisa diiming-imingi dengan berbagai janji-janji yang tidak dipenuhi," ujarnya.
Begitu juga untuk di wilayah Jawa Barat yang merupakan basis Prabowo-Sandiaga yang sudah dikuasai Jokowi. Dahnil kembali menegaskan bahwa Prabowo dan Sandi lebih membutuhkan dukungan rakyat.
"Sekali lagi, yang kami butuhkan suara rakyat," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dikenal "Kandang Banteng" menjadi daerah yang difokuskan oleh Prabowo-Sandi untuk meraih kemenangan. Bahkan untuk meraih suara secara maksimal Markas Pemenangan Prabowo-Sandi tingkat Pusat dipindahkan ke Jawa Tengah.
Direktur BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said mempercai jika pihaknya bisa menguasai Jawa Tengah dan Jawa Timur. Maka secara otomatis Prabowo - Sandiaga akan menang secara nasional.
"Dulu kami belajar di 2014 memang kalahnya Pak Prabowo cukup besar karena itu kalau bisa kami menangkan Jawa Tengah, Insya Allah, secara nasional kami akan menang," kata Sudirman Said.
(Angkasa Yudhistira)