10 Daerah Rawan Gangguan Pemilu, Salah Satunya Jakarta

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Selasa 19 Februari 2019 16:22 WIB
Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Polri telah melakukan pemetaan di sejumlah wilayah Indonesia yang memiliki kerawanan gangguan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019. Salah satunya DKI Jakarta, yang masuk dalam 10 besar kota rawan.

Adapun, 10 kota besar yang memiliki potensi ancaman gangguan Pemilu versi Polri adalah, Maluku Utara, Jakarta, Papua, NTT, Gorontalo, Maluku, Papua Barat, Aceh, Kepulauan Riau dan Sulawesi Tengah.

"Itu 10 besar itu rawan dari lima dimensi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam wawancara khusus bersama Okezone di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2019).

(Baca Juga: Dituding Pakai Peci Wifi, Ma'ruf Amin: Mereka Kebanyakan Nonton Mission Impossible

Dedi menjelaskan, dalam pemetaaan wilayah kerawanan di Indonesia, cara pandang Polri berbeda dengan KPU. Polisi melihat potensi ancaman di setiap wilayah berdasarkan lima dimensi, yakni penyelenggara, fasilitasi, partisipasi, masyarakat, potensi gangguan Kamtibmas dan ambang gangguan Kamtibmas.

"Kalau dari KPU banyak dari sistem penyelenggaraan, kalau polisi lebih fokus kepada potensi kerawanan yang bisa terjadi setiap tahapan," tutur Dedi.

Sementara itu, dikatakan Dedi, Kapolri telah menyebut ada beberapa daerah yang memiliki potensi konflik sosial ketika proses Pemilu pada saat pemungutan suara. Wilayah itu adalah, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

Kemudian, kerawanan di tingkat kabupaten yang rawan terjadi, di antaranya, Boven Digoel, Anambas, Halmahera Utara, Nduga, Puncak Jaya, Nabire, Waropen, Mambrano Tengah, Sarmi, Jayawijaya.

(Baca Juga: Dinilai Berikan Keterangan Palsu, Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu

Sementara tingkat kota, gangguan pemilu rawan terjadi di Gorontalo, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Depok, Ternate, Langsa, Tidore, Banjar, Bengkulu dan DIY Yogyakarta. "Untuk tingkat kabupaten sebagian besar ada di Papua," kata Dedi.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya