Belajar dari Debat Kedua, KPU Evaluasi Nobar & Tamu Undangan

Sarah Hutagaol, Jurnalis
Rabu 20 Februari 2019 14:58 WIB
Rapat KPU evaluasi debat pilpres (Foto: Sarah/Okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyebutkan terdapat beberapa hal yang perlu dievaluasi berdasarkan pengalaman debat kedua pada 17 Februariagar tak terulang pada Debat 17 Maret 2019.

“Catatannya diperlukan nanti koordinator atau floor manager dari masing-masing pihak, sehingga nanti kalau terjadi sesuatu yang harus segera diselesaikan. Nanti floor manager dari masing-masing pihak yang akan menyelesaikan catatan-catatan itu,” ujar Arief usai rapat evaluasi di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Selain itu, Arief juga menyampaikan terdapat evaluasi untuk menyaring kembali tamu undangan dalam setiap debat guna mengantisipasi adanya atribut-atribut kampanye. Serta, mengusulkan adanya sanksi jika ada yang melanggar peraturan.

“Kemudian, agar pemeriksaan terhadap undangan yang masuk lebih diperketat untuk mengantisipasi adanya atribut yang harusnya dilarang, tapi dibawa masuk ke ruang debat. Ada usulan tadi tata tertib bukan sekedar mengatur tapi juga memberikan sanksi kalau ada yang melanggarnya,” tambahnya.

(Baca Juga: Soal Tudingan Jokowi Serang Pribadi Prabowo, KPU Serahkan ke Bawaslu)

Tak hanya itu, Arief juga mendapatkan masukan terkait nonton bareng atau nobar yang dilakukan setiap debat. Dikarenakan terdapat insiden pada debat sebelumnya, yakni ledakan di kawasan Senayan. Pihaknya pun akan mengkaji adanya nobar tersebut.

“Kemudian ada evaluasi juga terkait dengan nobar. Karena kemarin nobar itu sempat ada insiden, maka tadi juga dibahas, dikaji apakah nobar masih diperlukan atau tidak,” kata Arief Budiman.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sendiri pun menyarankan agar pendukung dari masing-masing pasangan calon yang hadir di tempat debat dikurangi, menjadi sekitar 50 orang. Usulan itu juga masih perlu dikaji oleh KPU.

“Jumlah pendukung diusulkan nanti dikurangi, nanti jumlahnya ya kurang lebih 50an saja dari masing-masing pasangan calon. Ini nanti akan ditetapkan semua usulan-usulan ini pada rapat berikutnya. Jadi ini nanti dishare dan silahkan dibahas di masing-masing paslon,” kata Arief.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya