"Untuk tahun 2018, rekomendasi pemasukan gandum sebagai bahan pakan ternak tidak ada karena tidak ada perusahaan pakan ternak yang mengajukan permohonan impor gandum," rincinya.
Foto: dok.Kementan
Sedangkan rekomendasi impor jagung untuk bahan pakan yang diterbitkan oleh Kementerian Pertanian pada 2011 sebanyak 3.076.375,0 MT, tahun 2012 sebanyak 1.537.501,8 MT, tahun 2013 sebanyak 2.955.840,3 MT, tahun 2014 sebanyak 3.164.061,0 MT, tahun 2015 sebanyak 2.741.966,2 MT, tahun 2016 sebanyak 884.679,0 MT.
"Dan tahun 2017 tidak ada impor jagung untuk bahan pakan ternak. Sedangkan pada tahun 2018, pemerintah melalui Rakortas merencanakan impor jagung sebanyak 180 ribu ton yang dilakukan oleh Perum Bulog. Namun sesuai informasi Perum Bulog, realisisasi impor hingga 20 Februari 2019 sebanyak 98,60 ribu ton," tutur Diarmita.