TKN Himpun Bukti Sebelum Laporkan Acara Munajat 212 ke Bawaslu

Fahreza Rizky, Jurnalis
Jum'at 22 Februari 2019 19:34 WIB
Massa aksi Munajat 212 mulai mendatai Monas (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin sedang menghimpun bukti-bukti adanya dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Munajat 212 di Lapangan Monas, Jakarta, kemarin malam.

Acara tersebut diduga bermuatan politis, yakni sarat dengan dukungan untuk pasangan calon 02 Prabowo-Sandi. Hasil penghimpunan bukti tersebut, akan dijadikan dasar untuk melaporkan peristiwa itu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Kami lagi menghimpun data secara detail agar kami bisa melaporkan ini kepada pihak Bawaslu," kata Direktur Hukum dan Advokasi TKN Ade Irfan Pulungan saat jumpa pers di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengimbau Bawaslu menjadikan fakta-fakta di lapangan sebagai temuan dugaan pelanggaran. Apalagi, TKN mendapati informasi bahwa personel Bawaslu dikerahkan ke lokasi acara untuk memantau.

"Kalau mereka (Bawaslu) memang berada di tempat tersebut, yang katanya mereka kan berada dalam acara tersebut ingin memantau acara pelaksanaan ini, ini menjadi temuan dari pihak Bawaslu setelah diproses," tutur Ade.

(Baca Juga: Fahri Hamzah Tak Setuju Acara Munajat 212 Dituding Bermuatan Politis)

Dia melihat banyak terjadi dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Munajat 212. Misalnya, soal kehadiran tokoh-tokoh pengusung Prabowo-Sandi seperti Neno Warisman, Fadli Zon, Zulkifli Hasan. Kemudian ia melihat adanya ujaran dari tokoh tersebut yang terindikasi bermuatan politik praktis.

"Karena beberapa potongan video yang viral yang kita dapati bersama, itu sangat jelas sekali ada semacam ajakan, semacam simbol simbol jari, simbol tangan yang menunjukkan kepada pasangan calon 02, kemudian ada nyanyian lagu ijtima ulama yang dikumandangkan dalam acara tersebut," terangnya.

"Makanya kami masih mengkaji, mengumpulkan bukti, untuk kami segera melaporkan ke pihak Bawaslu terhadap peristiwa semalam dalam acara 212," sambungnya.

Diwartakan sebelumnya, dalam acara Munajat 212, turut dihadiri tokoh pendukung dan pengusung Prabowo-Sandi, seperti Waketum Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua BPN Neno Warisman, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan lain-lain. Fadli Zon diduga mengacungkan salam dua jari di acara tersebut.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya