Wiranto Tantang Sumpah Pocong, Pihak Prabowo Sedih

Fahreza Rizky, Jurnalis
Rabu 27 Februari 2019 06:47 WIB
Warga melintas di depan mural bertulis tragedi 98. Foto: Okezone/Heru Haryono
Share :

 

Wiranto memaparkan bahwa selama terjadinya kerusuhan dirinya telah melakukan berbagai langkah edukatif, persuasif, dan dialogis dengan para demonstran dan aktivis pada 1998.

Ia pun mengajak semua elemen yang melakukan aksi demonstrasi itu tidak melakukan kerusuhan nasional karena akan dapat merugikan negara.

"Bukan saya sebagai dalang kerusuhan, saya mencegah kerusuhan terjadi dan ternyata tiga hari saya sudah mampu mengamankan tensi ini," sambungnya.

"(Waktu) tanggal 13 Mei terjadi penembakan di Trisakti, pagi. Siang sudah terjadi kerusuhan di Jakarta, tanggal 14 Mei kerusuhan memuncak, dan 14 malam saya kerahkan pasukan pasukan dari Jawa Timur, tanggal 15 pagi Jakarta sudah aman dan seluruh wilayah Indonesia sudah aman," tutur Wiranto.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya