"Karena pemilu, masyarakat akan terbelah atau terpolarisasi. Itu boleh saja dalam suatu negara demokrasi, yang tidak boleh adalah ketika masyarakat terbelah kemudian diprovokasi gesekan konflik sosial, dan yang berbahaya terjadi disintegrasi bangsa. Itu yang tidak boleh," tutur Gatot.
Oleh karena itu, di dalam Satgas Nusantara juga dibentuk Subsatgas Manejemen Sosial guna mengantisipasi adanya potensi konflik sosial tersebut. Tim itu nantinya difokuskan melakukan pendeteksian dini agar tidak terjadi konflik sosial yang berujung gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kemudian Polri bersama TNI, seluruh komponen masyarakat terkait, mendinginkan situasi. Maka kami mengimbau, ayo kita dinginkan, jangan kompori, ini bisa membuat situasi menjadi konflik sosial," ucap Gatot.
(Baca juga: Kasatgas Nusantara: Potensi Konflik Pemilu 2019 Harus Diwaspadai Bersama!)