“Di situ kita bisa berkumpul, kemudian di situ kita bisa mengetahui kalau di gedung ini belum ada orang yang terakhir keluar untuk memastikan semua, ada prosedur enggak ini kalau ada gempa ada jalur evakuasinya,” papar Berton.
Selain itu, ia juga berharap kalau siswa-siswa yang di sekolah atau di kampus bisa berpatisipasi untuk melakukan pelatihan bencana pada tanggal 26 April mendatang. Lantaran menurutnya, akan menjadi percuma jika hanya memiliki pengetahuan, tapi tidak pernah dilatih.
“Di sekolah-sekolah, di kampus, tolong berpartisipasi tanggal 26 banyak yang harus kita lakukan untuk kesiapsiagaan, pengetahuan kita terhadap bencana itu ada tapi kalau kita latih, sama sekali bodoh,” tutupnya.
(Awaludin)