JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Ma'arif atau akrab disapa Buya Syafii buka suara terkait suasana dan kondisi menjelang Pemilu 2019 yang menurutnya membuat anak bangsa 'tuna-adab' hingga suka berbohong. Dia juga heran pemilu kali ini banyak menyeret nama Tuhan.
"Para politisi lebih pikirkan dirinya sebagai caleg, Saya pikir yang masif itu sebenarnya ujaran kebencian dan fitnah, tuduh-menuduh. Dan itu menyeret Tuhan. Masa Tuhan diajak pemilu? Kan nggak benar. Itu udah nggak benar. Dan itu terjadi," kata Buya Syafii di Aula Panti Trisula Perwari, Jalan Menteng Raya No 35, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).
Buya Syafi'i juga mengajak semua pihak untuk menjadi orang yang "waras" dalam menghadapi Pemilu. menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara besar jika mampu mengelola perbedaan yang ada.
Tokoh yang hadir dari kiri ke kanan: Ust. Andi Yusuf perwakilan dari Islam; Irmanjaya, inisiator ABI; Pdt Martin L Sinaga dari perwakilan Kristen; Uung Lunggana perwakilan Konghucu; Ela Trikora, inisiator ABI; Buya Syafei Ma'arif; Ngatawi al Zastrouw, Inisiator ABI; Pdt Irfan dari perwakilan umat Kristen.