Bandung, menurut Yana, memang sarat dengan sejarah. Begitu adanya temuan ini, ia meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada.
"Yah kan kalau kita bicara kolonial, Bandung memang kolonial Belanda kita juga cukup sulit mendeteksi karena ini juga di pedalaman yah. Enggak mungkin se-Bandung kita bongkarkan. Tapi ini jadi warning lah, maksudnya bahwa kita juga tinggal di daerah bekas Belanda yah, pernah ada perang juga disini minta masyarakat juga waspada aja," katanya.
(Baca Juga: Dikira Knalpot, Mortir Ditemukan di Halaman Rumah Warga Bandung)
Yana mengatakan, dari data dan penjelasan yang didapatnya, mortir tersebut merupakan buatan Inggris. "Itu standar yang digunakan militer," katanya.
Seperti diketahui, sebanyak 87 peluru mortir ditemukan. Beberapa di antaranya dalam kondisi aktif dengan kaliber 80 mm.
(Arief Setyadi )