WAJO - Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai kawasan strategis program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). Setidaknya ada lima kabupaten yang saat ini sedang dan sudah digarap.
"Pertama ada di Kabupaten Siderap, Kabupaten Wajo yang mencakup beberapa kecamatan. Kemudian di Kabupaten Bone dan Kabupaten Soppeng. Yang jelas, lahan di Sulsel Subur," ujar Kurmen Sudarman, Peneliti dari Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi Balitbang Bogor, Jawa Barat saat ditemui di Desa Attakae, Kecamatan Tempe, Rabu (6/3/2019).
Kurmen mengatakan, ada tiga pilihan model yang bisa diterapkan pada Program Serasi di Sulsel. Pertama adalah model pengolahan air atau optimalisasi lahan rawa. Kemudian pengembangan lahan di sepanjang saluran palaguna untuk lahan kering atau lahan tadah hujan.
"Yang terakhir adalah model pengelolaan air di lahan pasang surut. Dari 3 model di 5 lokasi ini kita sudah survei. Tapi soal biaya biar dinas setempat saja yang menjelaskan berapa anggaranya," katanya.