Sutopo melanjutkan, sebanyak 4.226 terpaksa harus mengungsi yang tersebar di enam titik. Wilayah yang paling parah dalam bencana ini yakni Kelurahan Dobonsolo, Doyo Baru dan Hinekombe
(Baca Juga : Banjir Bandang di Sentani: Curah Hujan Masih Tinggi, Waspadai Banjir Susulan)
Untuk mempercepat antisipasi bencana, maka Pemprov Papua menetapkan masa tanggap darurat sejak 17 Maret 2019 hingga 14 hari ke depan.
(Baca Juga : Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sentani Bertambah Jadi 72 Orang)
(Erha Aprili Ramadhoni)