Penjejakan yang dimaksud Mahfud adalah terkait pemberitaan yang muncul dari media massa, tentang apa yang dilakukan KPK. Termasuk tentang sidang-sidang perkara dugaan suap dan korupsi di pengadilan yang menyebut nama Romi.
Lewat penjejakan itu pula, lanjut Mahfud, akan tergambar secara jelas peran Rommy dalam pusaran korupsi tersebut. Apakah Rommy merupakan korban dari sistem yang ada, atau justru pelaku penabrak sistem.
"Makanya nanti kita lihat. Kita akan munculkan semuanya. (Termasuk dampak kasus ini yang merembet hingga ke kantor-kantor wilayah Kementerian Agama di daerah) Iya," katanya.
Baca Juga; Kubu Setnov Tantang KPK Bongkar Keterlibatan Puan dan Pramono Anung di Kasus E-KTP
(Edi Hidayat)