PEKANBARU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 156 hotspot atau titik panas di Riau berdasarkan pantauan satelit, Selasa (19/3/2019) sore. Titik panas tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota.
Banyaknya titik panas mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan masih luas, sehingga berdampak pada munculnya kabut asap. Kota Dumai paling parah diselimuti kabut asap dengan jarak pandang hanya 4 kilometer.
"Kebakaran menyebabkan visibility (jarak pandang) di Kota Dumai hanya 4 kilometer," kata prakirawan atau Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami.
BMKG menyebutkan hotspot terpantau di Kabapaten Bengkalis sebanyak 38 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 29 titik panas. Kemudian di Kabupaten Kampar ada dua titik.