Presiden Donald Trump mengatakan seluruh opsi terbuka untuk menyelesaikan krisis di Venezuela, tetapi tidak merinci kondisi apa yang membuatnya mempertimbangkan untuk menggunakan kekuatan militer.
Dalam perkembangan lainnya, Departemen Luar Negeri Amerika hari Jumat (22/3) menyampaikan pernyataan keprihatinan akan nasib “seluruh warga Amerika” yang ditahan di Venezuela, dan menurut sejumlah laporan mereka tidak diperkenankan diwakili oleh pengacara, sementara keluarga mereka tidak diperkenankan menemui atau membawakan makanan.
Enam warga negara Amerika yang merupakan eksekutif perusahaan minyak Citgo telah ditangkap dan dipenjarakan sejak November 2017 karena dugaan pencucian uang dan penggelapan.
Dua senator dari negara bagian Texas, dimana lima dari enam warga itu berasal, mengatakan keenamnya ditahan dalam kondisi sangat buruk. Ditambahkan, otorita Venezuela telah menolak melangsungkan pengadilan bagi mereka atau menghubungi Departemen Luar Negeri.
(Rachmat Fahzry)