“Dan kami menyerahkan semuanya kepada Bawaslu sebagai wasit yang adil dan demokratis sesuai aturan UU yang ada. Dan saya yakin sudah disepakati bersama oleh seluruh parpol dan tim kampanye kedua capres saya yakin ini komitmen bersama untuk memabantu sistem pemilu yang demokratis, jujur, yang taat kepada aturan-aturan yang ada,” paparnya.
Acara deklarasi tersebut pun disambut baik oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) dan juga Badan Pemenangan Nasional (BPN). Mereka menyepakati bahwa dalam kampanye terbuka, peserta pemilu harus menjual visi dan misi, serta program kerja.
“Ya alhamdulilah saya rasa bagus ini bagaimana kita bersepakat untuk lebih menjual visi dan misi dan program kerja, itu yang terbaik untuk masyarakat dan saya rasa mewakili TKN dan saya yakin BPN visinya sama untuk saat ini,” ungkap Erick Thohir.
“Kami dari BPN gembira karena Bawaslu menggelar acara ini mengingatkan kita semua bahwa kampanye sudah mendekati titik akhir, kami sepakat ingin mencintai bangsa ini dengan pemilu berkualitas yang berkualitas dan integritas. Insya Allah 24 Maret sampai 13 April nanti kita menyaksikan kontestasi karya dan gagasan yang baik,” timpal Mardani.
(Awaludin)