Sedangkan, Prabowo dinilai hanya melakukan kritikan dengan menyebutkan bahwa pertahanan dan keamanan di Indonesia saat ini belum baik, dan hanya berjanji akan meningktkan anggaran untuk bidang pertahanan dan keamanan itu.
“Kalau dilihat dalam konteks pertahanan dan keamanan, Jokowi mengatakan bahwa telah membangun ada 11 radar (maritim) yang bisa menangkap di seluruh Indonesia kalau andaikan ada sesuatu yang misalnya mengintervensi atau apapun,” ungkap Emrus.
“Sementara prabowo mengatakan bahwa pertahanan keamanan kita belum bagus, tapi tidak diberikan solusi-solusi, hanya memberikan akan meningkatkan anggaran. Tetapi Jokowi pada level sesuatu selain radar, juga ada gelar pasukan,” tutupnya.
(Awaludin)