Titiek Soeharto: Negara Harus Kembali Masyarakatkan Olahraga

Advertorial, Jurnalis
Selasa 02 April 2019 14:05 WIB
Titiek Soeharto (Foto: Ist)
Share :

YOGYAKARTA - Pemerintah harus kembali mengampanyekan olahraga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. Dengan warga yang berbudaya olahraga, Indonesia akan kembali berpotensi besar mencetak prestasi-prestasi olahraga tingkat dunia.

Pernyataan tersebut dilontarkan Siti Hediati Hariyadi atau akrab dikenal dengan Titiek Soeharto saat memperingati puncak acara Peringatan Bulan Soeharto dengan kegiatan Patriot Run, jalan sehat dan senam massal yang digelar di Museum Memorial HM Soeharto, Kemusuk, Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, pada Minggu 31 Maret pagi.

Menurut Titiek, hingga kapan pun semboyan di zaman Pak Harto‘Memasyarakatkan Olahraga dan mengolahragakan Masyarakat’ tetap sesuai dengan semangat zaman. Titiek berkeyakinan, dengan kembali memasyarakatkan olahraga, maka olahraga akan menjadi gaya hidup masyarakat. Telah terbukti di berbagai belahan dunia, negara yang memiliki gaya hidup berolahraga sangat berpeluang mencetak prestasi-prestasi tingkat dunia, tak hanya di bidang keolahragaan.

Titiek mengingatkan kembali saratnya prestasi olahraga Indonesia di zaman Pak Harto. Hal itu tak lepas dari dorongan pemerintah Pak Harto saat itu yang mencanangkan Hari Olahraga Nasional mulai 9 September 1983. Saat itulah mulai bergaung semboyan ‘memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat’.

Tak tanggung-tanggung, demi mewujudkan gerakan nasional itu, Pak Harto merilis Kepres nomor 17 tahun 1984, yang memberikan ruang gerak sangat luas kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga. Pak Harto sangat memahami pentingnya olahraga demi meningkatkan kesehatan dan prestasi hidup.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya