Menanggapi hal ini, anggota tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Chaniago berpendapat pihak-pihak yang merasa akunnya diretas sedang playing victim untuk meraih simpati.
Menurut dia tidak menutup kemungkinan, pemilik akun sendirilah yang memposting konten-konten negatif. "Soalnya platform media sosial seperti Twitter, FB, maupun Whatsapp kan sudah menggunakan pengamanan berlapis," ujar Irma.
Atau, menurut dia, aksi peretasan itu bisa juga terjadi karena kelalaian dari pengguna media sosial itu sendiri. Apalagi, mereka-mereka ini adalah influencers yang punya banyak haters, seharusnya mereka ini lebih waspada terhadap keamanan siber.
"Karena platform medsos telah menggunakan pengamanan berlapis, pilihannya hanya dua. Pertama lalai atas akun sendiri, kedua yaitu sengaja playing victim," tegasnya.
Baca Juga: Akun Anggotanya Diretas, BPN Duga Ada Pihak yang Kalap Jelang Pencoblosan
(Fiddy Anggriawan )