Aksi tawuran berhasil dibubarkan setelah ratusan personel Dalmas dan polisi menembakkan gas air mata dan merangsek ke dua kubu untuk menyingkir. Massa GPK akhirnya mau mundur dan berkumpul di depan RSUD Tidar.
Dua truk Kodim 0705/Magelang terlihat langsung bersiaga dan ratusan personel Dalmas langsung mensterilkan Jalan Tidar. Terlihat bekas tawuran yakni pecahan botol, kayu, dan batu di pinggir jalan.
Kapolres Magelang Kota kemudian meminta Ketua GPK untuk memulangkan anak buahnya dengan menggunakan truk Dalmas dan TNI. Namun, Ketua GPK menolak untuk menaiki truk. Ketua GPK memaksa untuk berjalan kaki menuju markas GPK di Baben.
Massa GPK kemudian dikawal secara ketat oleh personel Dalmas dan TNI dengan berjalan kaki.
(Hantoro)