Menyitir Mirror, seorang saksi mata mengatakan bahwa gempa membuat pemadaman listrik di wilayah tersebut.
"Saya baru saja masuk ke dalam mobil kami di area parkir universitas ketika mobil mulai bergetar. Saya pikir seseorang bercanda dengan menggoyangkan mobil saya," kata saksi yang tidak diungkap identitasnya itu.
Gambar-gambar lainnya memperlihatkan jendela-jendela restoran McDonalds rusak.
Sebelumnya kurang dari 24 jam, gempa berkeuatan 6,3 juga mengguncang sebagian besar wilayah ibu kota dan di bagian utara Filipina pada Senin 22 April 2019 dan menewaskan sedikitnya delapan orang.
Gempa juga merusak puluhan bangunan dan mematikan jalur kereta api serta bandara utama.
(Rachmat Fahzry)