Personel Brimob di Daerah Dikerahkan untuk Amankan Jakarta

Antara, Jurnalis
Rabu 24 April 2019 19:15 WIB
Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Feri Usman/Okezone)
Share :

Rangkaian pemilu sendiri setelah hari pencoblosan adalah pengumuman hasil pemilu pada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sekitar 20 Mei 2019, yang dilanjutkan dengan penyelesaian sengketa pemilu pada periode 23 Mei hingga 15 Juni 2019 dan diakhiri dengan pelantikan presiden dan wakil presiden sekitar tanggal 20 Oktober 2019 yang sebelumnya dilaksanakan penetapan anggota legislatif berbagai tingkatan.

"Hal ini memang selalu dilakukan setiap pemilu. Jakarta sendiri merupakan barometer nasional. Oleh karenanya kondisi Jakarta harus aman, karenanya Polri dan TNI harus memastikan keamanan jadi hal utama dalam menjamin proses penetapan pemilu," ucap Dedi.

Ada beberapa Polda yang mengirimkan personel Brimob untuk membantu memperkuat pengamanan di Jakarta. Mereka adalah Polda Jambi yang mengirimkan dua kompi (lebih kurang 200) personel Brimob ke Jakarta, dan Polda Maluku yang mengirimkan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) personel Brimob ke ibu kota.

Kemudian, Polda Bali mengirimkan sekitar dua kompi personel Brimob ke Jakarta serta Polda Kalimantan Barat mengirimkan sekitar satu kompi satuan pasukan Brimob-nya ke ibu kota. Terbaru, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mengirimkan pasukan Brimobnya. Pasukan Satuan Brimob NTT, dikirim sekitar dua kompi.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya