JAKARTA - Hari Buruh, yang jatuh pada tanggal 1 Mei, atau biasa disebut May Day, diperingati di berbagai penjuru dunia dengan berbagai aksi protes dan pawai.
Tahun ini yang menjadi fokus perhatian adalah gaji yang lebih tinggi, kondisi kerja yang lebih baik, cuti melahirkan, upah minimum, pengakhiran diskriminasi terhadap pekerja temporer dan asing.
Di Perancis, polisi bentrok dengan sejumlah demonstran yang melakukan aksi kekerasan dengan melempar batu serta membakar, dan merusak kendaraan-kendaraan, sementara ribuan orang berkumpul menggelar aksi demo di bawah pengawasan ketat. Sekitar 165 demonstran ditangkap terkait tindak kekerasan yang mereka lakukan.
Menteri Dalam Negeri Perancis memperingatkan sebelumnya pekan ini bahwa para aktivis radikal kemungkinan berbaur dengan para demonstran Hari Buruh di Paris dan berbagai kota lain. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sekitar 7.400 polisi dikerahkan untuk mengonter mereka.
Di Rusia, pihak berwenang mengatakan sekitar 100.000 orang berpartsipasi dalam pawai Hari Buruh di pusat kota Moskow, yang diorganisasikan serikat-serikat dagang yang didukung Kremlin.