JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, menuding media ikut merusak demokrasi. Hal itu disampaikannya saat berorasi di acara peringatan hari buruh di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat.
Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan menilai sikap Prabowo sebagai satu tindakan emosional yang berlebihan. Dalam orasinya itu Prabowo dinilai tidak menyebut secara pasti apa yang menjadi latar belakang dirinya mengatakan hal tersebut.
"Saat menyebut media merusak demokrasi, Prabowo tak menyebut apa basis dari argumennya itu. Sikap media seperti apa yang disebut membahayakan demokrasi itu? Apakah karena beritanya selama ini yang tak sesuai harapan dia, atau apa?," tanya Manan saran dikonfirmasi Okezone, Kamis (2/5/2019).
Karena belakangan Prabowo kerap marah dengan media lantaran menulis pemberitaan yang membuatnya tidak senang. Misalnya kata Manan, soal massa reuni 212 yang ditulis ratusan ribu, sementara dia beranggapan massanya 7 juta.