Dinilai Ancam Media, TKN Sebut Prabowo Pemimpin Otoriter & Anti Kritik

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 02 Mei 2019 11:55 WIB
Prabowo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menilai calon presiden 02 Prabowo Subianto mencerminkan watak pemimpin otoriter dan anti-kritik karena menyebut media massa atau pers merusak demokrasi.

"Tuduhan kasar seperti itu semakin menunjukan bahwa Prabowo sebagai pemimpin politik tidak pernah mau mengerti fungsi pers dalam demokrasi. Bahkan sangat jelas mencerminkan watak seorang pemimpin otoriter yang sangat anti kritik dan juga anti pada suara kritis media," kata Juru Bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada Okezone, Kamis (2/5/2019).

Prabowo, kata Ace, tercatat sudah menyerang secara kasar media massa berkali-kali. Jika media tidak menyuarakan kepentingan politiknya maka media dianggap merusak demokrasi.

"Padahal media bekerja berdasarkan prinsip jurnalisme. Memberitakan berdasarkan fakta, melakukan check dan recheck terhadap apa yang disampaikan, serta juga melakukan edukasi ke publik. Dengan cara kerja media seperti itu jelas hoaks, kebohongan, dan juga ujaran kebencian tidak mendapatkan tempat di media kita," tuturnya.

Baca Juga: Prabowo: Yang Pasti Menang Prabowo-Sandi, Mereka yang Curang Akhlaknya Seperti Lutung

Politisi Golkar itu mengatakan, media bukan seperti bebek yang bisa digiring untuk kepentingan politik Prabowo. Awak media pasti punya akal sehat yang tidak mudah dikendalikan untuk sebar kebohongan dan sandiwara. Media juga rasional dengan tidak mau meracuni masyarakat dengan halunisasi, ilusi dan provokasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya