13 Kapal Vietnam Ditenggelamkan, Menteri Susi: Ini Way Out yang Cantik

Ade Putra, Jurnalis
Minggu 05 Mei 2019 03:01 WIB
Penenggelaman Kapal Asing (Foto: Ade/Okezone)
Share :

"Saya panggil dubesnya, pengusahanya, yang menjadi bekingnya. Dengan baik-baik. Dengan makan siang. Saya jamu. Saya hanya cerita saya akan eksekusi. Dan ternyata mereka mau. Kalau ada yang bandel, itu sudah kelewatan. Kan sudah diajak baik-baik," ceritanya.

Tapi persoalannya, lanjut dia terkadang ada oknum dari Indonesia sendiri yang ragu dan tidak konfiden. "Baru dua tahun tenggelamin kapal, kita ketakutan sendiri. Bagaimana kalau dilelang. Alat tidak sayang itu barang ditenggelamkan. Saya bilang kapal itu harganya Rp1 miliar. Kalau kita lelang hanya Rp 1 miliar, ikan yang dicuri saja itu satu tripnya mereka bisa dapat Rp2-3 miliar. Kamu sayang nggak sama ikan dan sumberdaya ekonomi," tegasnya.

Menteri Susi menegaskan, kalau kapal asing pencuri ikan dilelang, maka tak ada jera dan mereka tambah berani. Seperti halnya kapal kejadian sebelumnya, yang kapal Indonesia ditabrak oleh Vietnam.

"Maka tidak bisa ditolerir lagi bagi kejahatan bagi negara kita. Kalau kita toleran, oke lah. Tapi kalau kejahatan terhadap negara berkali-kali, masa kita masih mau toleran. Kalau bisa, angkat (angkut, red) semua ABK nya, tenggelamkan saja (kapalnya, red) di laut," tegasnya lagi.

Usai memberikan sambutan dan melakukan serah terima barang bukti dari Kejaksaan Tinggi Kalbar, Manteri Susi melakukan pemusnahan alat tangkap secara simbolis dengan cara dibakar. Di dermaga PSDKP Pontianak.

Setelah itu, Menteri Susi dan stakeholder ikut menyaksikan penenggelaman 13 KIA di perairan Tanjung Datu. Membutuhkan waktu tiga jam untuk menempuh lokasi penenggelaman KIA dari dermaga PSDKP Pontianak.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya