Curi Ikan di Laut Kepri, 3 Kapal Asal Vietnam Diamankan

Aini Lestari, Okezone · Rabu 28 November 2018 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 28 340 1984071 curi-ikan-di-laut-kepri-3-kapal-asal-vietnam-diamankan-tSMyaNtbVd.jpg Kapal Vietnam yang ditangkap Petugas (Foto: Aini Lestari/Okezone)

BATAM - Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengamankan 3 kapal ikan milik Vietnam karena diketahui melakukan ilegal fishing di perairan sebelah barat Pulau Jemaja, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau (Kepri). Dari hasil pemeriksaan, ketiga Kapal Ikan Asin (KIA) ini tidak mengantongi dokumen-dokumen apapun.

Dalam siaran persnya, Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI A. Taufiq R menjelaskan, penangkapan ini bermula saat jajaran patroli KN Belut Laut - 4801 mendeteksi adanya sebuah objek yang diduga sebuah kapal memasuki wilayah perairan perbatasan Indonesia dari Malaysia, pada Senin (26/11/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya KN Belut Laut - 4801 mendekati sasaran dengan pengamatan secara visual dan diperoleh hasil objek mencurigakan yang tertangkap radar tersebut adalah sebuah KIA.

"Kapal patroli yang dikomandani oleh Kapten Margono mencurigai aktivitas kapal tersebut sehingga dilakukan pemeriksaan terhadap kapal, nahkoda, dokumen dan muatannya," katanya, Rabu (28/11/2018).

Baca Juga: Curi Ikan di Perairan Indonesia, 14 Kapal Asal Vietnam Diamankan

Kapal

KIA asal Vietnam ini berbendera Malaysia dengan nama CM 98981 TS dan diamankan di perairan Indonesia berbatasan langsung dengan perairan Malaysia tepatnya pada posisi 3.29.866 U – 104.51.733 T. Hasil pemeriksaan diketahui kapal ikan ini dinahkodai oleh WN Vietnam bernama Thanh Vu yang berlayar bersama 10 ABK.

"Seluruhya adalah WN Vietnam dan mereka tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah. Saat itu juga ditemukan adanya sedikit muatan berupa ikan campuran," kata Taufiq lagi.

Dari temuan ikan campuran tersebut, lanjut Taufiq, pihaknya menduga para pelaku telah melakukan bongkar muatan berupa ikan hasil tangkapan di Malaysia. Dan saat penangkapan, ternyata diketahui kapal tersebut menggunakan jaring apung yang melanggar ketentuan.

"Para pelaku dan kapal langsung kami giring ke pangkalan kapal patroli Bakamla di Batam," katanya.

Sebelumnya, KN Bintang Laut - 4801 juga mengamankan dua kapal Vietnam berbendera Malaysia yakni KG 94064 TS dan KG 90451 TS di perairan yang sama pada 13 November 2018 lalu. Dari kedua kapal tersebut, petugas Bakamla berhasil mengamankan 20 orang nahkoda dan awak kapal.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini