Setelah diperiksa, lanjut Roy, Serka Satia Darma menemukan tiga orang yang di antaranya satu orang telah meninggal dan dua lainnya pingsan.
“Itu dimungkinkan karena keracunan gas emisi dalam mobil. Pasalnya, pendingin ruangan atau AC ditemukan masih hidup,” terang Roy.
“Saat ini, setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Husada Bunda, kedua korban yaitu pasangan suami istri Farid dan Novrianti, berhasil diselamatkan. Sedangkan yang satunya, Faris Alfarab (14), tidak dapat tertolong dan meninggal,” katanya.
Terpisah, Satia Darma menjelaskan awal penemuan korban tersebut, yang menurutnya itu bermula dari informasi yang diterimanya dari grup media sosial dan kini kasusnya sudah ditangani Polres Kampar.