Menurut dia, kejadian itu bisa dihindari apabila pengawasan lebih diperketat. Sehingga, tidak akan ada perlawanan dari para penghuni rutan ketika dilakukan inspeksi mendadak.
Dengan adanya perlawanan, dia berpandangan muncul dugaan memang ada upaya pembiaran narkoba masuk oleh pihak pengelola agar menjadi lubang bisnis baru.
"Kalau saya lihat sudah di-create, sudah direkayasa, sudah terpola," ujar Trubus.
Di sisi lain, ia juga menyinggung adanya permasalahan lain di balik lapas dan rutan. Salah satunya, kasus suap di Lapas Sukamiskin yang menurut Trubus tidak bisa ditoleransi.