Pihaknya, kata Syahroni, sangat menyayangkan kasus kerusuhan ini. Terlebih dalam sepekan, terjadi dua kali kerusuhan yang menyita perhatian publik.
"Kami sangat menyayangkan kejadian kerusuhan dan pembakaran berturut-turut terjadi di negeri kita ini," ucapnya.
Selain mengganti Dirjen PAS di posisi pimpinan, Syahroni juga meminta Menkumham untuk melakukan perubahan sistem. Langkah itu diperlukan agar kejadian serupa tak terulang kembali. "Peraturan di dalam lapas maupun rutan juga harus dievaluasi. Karena ada kemungkinan dengan peraturan yang ada saat ini menyebabkan masalah kerap muncul," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, narapidana di Rutan Narkotika Siak dan Lapas Narkotika Langkat, rusuh. Akibatnya, ratusan napi yang ada didalamnya melarikan diri dari dalam penjara.
Dari kerusuhan yang terjadi, napi di Rutan Siak membakar penjara dan menembak seorang perwira polisi. Sementara kerusuhan di Lapas Langkat, 16 kendaraan dibakar napi dan ratusan warga binaan pemasyarakatan melarikan diri.
(Qur'anul Hidayat)