JAKARTA – Kerusuhan menyusul pengumuman hasil pemilihan presiden 2019 yang terjadi di Jakarta pada 21-22 Mei menarik perhatian media-media internasional.
Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil pemungutan suara dengan kemenangan pasangan nomor 01, Joko Widodo - KH, Ma’ruf Amin pada 21 Mei, pendukung pasangan saingan, pasangan 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menggelar unjuk rasa di Jakarta.
Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai kemudian pecah menjadi kerusuhan dengan terjadinya pelemparan bom molotov, pembakaran kendaraan oleh oknum demonstran dan penggunaan gas air mata dari petugas keamanan. Kerusuhan yang terjadi dilaporkan menimbulkan sedikitnya enam orang korban jiwa.
Kerusuhan juga terjadi pada Rabu, 22 Mei, di mana demonstran melempari stasiun kereta api dengan batu dan terlibat bentrokan dengan petugas keamanan.
Rangkaian demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di Jakarta turut disorot oleh media-media asing, termasuk Reuters, BBC dan CNN. Sebagian besar pemberitaan media-media internasional menyoroti jumlah korban yang jatuh dan bagaimana kerusuhan terjadi.