Setelah itu dilakukan pengecekan dan ditemukan 25 jerigen berukuran 5 liter disusun rapi dan disembunyikan ditimbun pepohonan. Jumlah seluruhnya BBM berjumlah 125 liter dengan rincian 95 liter bensin dan 30 liter solar.
Namun, tim tidak menemukan para pelaku penimbun BBM tersebut. Disinyalir, BBM tersebut baru dikumpulkan oleh pemiliknya dan akan diselundupkan ke wilayah Timor Leste.
"Apapun bentuknya penyelundupan adalah ilegal dan kami pastikan setiap barang keluar masuk harus sesuai prosedur. Banyaknya masyarakat yang belum sadar hukum sehingga masih terjadi usaha penyelundupan, tapi kami sebagai penjaga perbatasan yang terus konsisten menunjukan kesungguhan kami dan selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat berbagai aktifitas yang berotensi melanggar hukum," tuturnya.
Barang bukti BBM ilegal tersebut, saat ini diamankan di Poskotis Satgas untuk pengembangan pemeriksaan lebih lanjut.
(Rizka Diputra)