"Paling saya beli pakaian sama beberapa kebutuhan saja buat lebaran, kain juga. Sama sekalian beli makanan buat di rumah, kan puasa," katanya.
Fitri mengaku sempat khawatir tidak bisa berbelanja ke Tanah Abang lantaran beberapa hari lalu sempat terjadi kerusuhan.
Kerusuhan yang terjadi pada 21-22 Mei lalu menewaskan delapan orang dan melukai ratusan lainnya. Akibat kerusuhan, Pasar Tanah Abang tutup. Sejumlah ruas jalan juga diblokir. Pertokoan di Tanah Abang jadi sasaran penjarah yang memanfaatkan kondisi.
Namun, kini situasi kembali normal. Fitri pun lega. Dia memberanikan diri datang ke Tanah Abang setelah memastikan bahwa keadaan sudah kondusif seperti biasa.
"Saya nanya dulu kan sama saudara terus katanya (Pasar Tanah Abang) udah buka. Kan kemarin sempet tutup makanya bingung juga kalau tutup," ceritanya.
Idil, seorang pedagang kurma dan barang-barang ala Timur Tengah di Pasar Tanah Abang berharap jangan ada lagi kerusuhan terjadi agar dirinya bisa leluasa mencari rezeki.