Ratu dan anaknya, Delilah, hidup di penangkaran di Indonesia.
Setelah berpuluh tahun habitatnya dirusak dan mengalami perburuan liar, badak Sumatera di alam liar diperkirakan tersisa 30 hingga 100 ekor. Sebagian besar hidup di Pulau Sumatera, Indonesia.
Menurut Cathy Dean selaku direktur lembaga Save the Rhino International, yang benar-benar mengancam populasi badak Sumatera adalah perusakan habitat mereka.
"Dengan penebangan, pembuatan jalan, jumlah hutan yang tersedia kian susut. Sejujurnya sulit bagi mereka untuk menemukan pasangan dan kawin," kata Dean.
Namun, masih ada harapan badak Sumatera bisa luput dari kepunahan dengan mendatangkan badak jantan dan betina untuk dikawinkan.