YOGYAKARTA - Jumlah pemudik yang turun melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta terus mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Puncak arus mudik yang semula diprediksi mencapai 24 ribu penumpang, juga hanya di angka 23.723 orang. Berdasarkan data dari Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran 2019 di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, puncak arus mudik terjadi Sabtu 1 Juni 2019 atau H-4.
Jika lebaran tahun lalu pada periode yang sama, ada 25.876 penumpang yang turun. Tahun ini turun 8,28 persen menjadi 23.723 orang. Turunnya jumlah penumpang ini dapat dilihat dari pergerakan pesawat yang juga turun 7,22 persen.
Lebaran tahun lalu pada H-4 ada 194 penerbangan, sedangkan tahun ini 180 penerbangan. Untuk kargo juga turun 11,87 persen, dari 66.287 kilogram menjadi 58.417 kilogram. Sedangkan pada hari sebelumnya, Jumat 31 Mei atau H-5 yang semula diprediksi menjadi puncak arus mudik.
BACA JUGA: Ketakutan saat Berkumpul di Momen Lebaran: Debat Pilpres yang "Barbar"
Pada H-5 terjadi 178 pergerakan pesawat, turun 8,25 persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama dengan 194 pesawat mendarat. Turunnya pesawat yang mendarat ini, otomatis juga tidak membawa banyak penumpang.