“Kalau harus top up di lokasi gerbang tol membutuhkan waktu lebih lama daripada pembayaran tunai. Saya lihat tidak banyak yang melakukan pembayaran tunai. Mereka hanya pengguna jalan tol yang kehabisan saldo kartu e-tol. Untuk memperlancar keluar masuk gerbang tol, petugas membantu jemput kartu untuk ditempelkan di mesin pintu tol,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan meninjau kepadatan arus balik di Rest Area Km 519B Masaran, Sragen, Jumat siang. Kapolres menyampaikan arus kendaraan dari pantauan di Rest Area Masaran relatif ramai dan lancar.
Yimmy melihat arus lalu lintas yang menuju ke arah Solo (barat) lebih padat daripada arus yang menuju ke Ngawi (timur). “Arus kendaraan yang ke barat itu mencapai 30 unit kendaraan per menit,” katanya singkat.
(Awaludin)