Negosiasi Jadi Kunci Indonesia untuk Mencapai Surplus Neraca Perdagangan Pertanian

, Jurnalis
Sabtu 08 Juni 2019 11:19 WIB
Foto: dok.Humas Kementan
Share :

JAKARTA - Selama empat tahun pemerintahan Jokowi Widodo-Jusuf Kalla, neraca perdagangan produk pertanian terus mengalami peningkatan. Capaian ini tak lepas dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) yang terus membangun kerjasama dan negosiasi perdagangan dengan negara lain, serta upaya meningkatkan produksi dalam negeri.

"Artinya kita terus berupaya mengekspor produk pertanian baik melalui peningkatan produksi dalam negeri maupun kerjasama dan negosiasi perdagangan dengan negara lain," kata Kuntoro Boga, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Jumat (7/6/2019).

Menurut Kuntoro, peluang kerjasama dibuka melalui penjajakan bilateral seperti pertemuan Mentan Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Brazil Tereza Cristina beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan itu Amran mendorong Brazil untuk membeli berbagai produk pertanian dari Indonesia.

"Pemanfaatan peluang ekspor ini harus terus dikejar supaya neraca perdagangan kita tidak defisit. Sebaliknya, kita harus mampu membuat neraca perdagangan kita meningkat," katanya.

Seperti diketahui, Indonesia mengalami surplus neraca perdagangan dalam bentuk volume dan nilai produk pertanian. Kenaikan ini juga terjadi sejak awal 2019 hingga pertengahan tahun ini.

Kondisi serupa juga terjadi pada periode 5 tahun terakhir, yang mana volume ekspor meningkat 9 sampai 10 juta ton, di atas volume pada 2013 yang hanya 33,5 juta ton.

"Dengan kata lain, selama periode tersebut kita mampu tumbuh sebesar 26,9 persen atau rata-rata 5,4 persen per tahun," katanya.

Di samping itu, Indonesia juga tercatat mengalami surplus nilai perdagangan produk pertanian sebesar US$ 10,03 Miliar pada 2018. Selanjutnya, kondisi yang sama terjadi pada awal tahun ini, yaitu pada April 2019 volume ekspor produk pertanian telah mencapai 13,14 juta ton atau meningkat 1,84 persen dibandingkan Januari-April 2018.

"Melihat pergerakan ini, diperkirakan volume ekspor produk pertanian akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Sebab, selama Januari-April 2019, Indonesia sudah mengalami surplus sebesar US$ 2,26 Miliar," tutupnya.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya