Menurut Stanislaus Riyanta, langkah polisi untuk membuka bukti-bukti dari kasus yang dinilainya sangat sensitif ini ke hadapan publik merupakan langkah baik. Hal itu meminimalisir terjadinya persepsi atau asumsi yang bermacam-macam dari masyarakat.
"Harapannya kalau kita nanti mau melihat tim mawar, misalkan iya atau tidak ya dilakukan pembuktian seperti ini saja. Ini bagus. Tapi kalau kita hanya memberikan opini, persepsi, apalagi media framing, saya khawatir kalau itu tidak benar, maka akan menjadi fitnah. Jadi kita tunggu pengembangan kasus berikutnya apakah ada kaitannya atau tidak," ujarnya.
(Baca Juga: Tersangka Eksekutor di Aksi 22 Mei Akui Diberi Rp55 Juta)
Maka dari itu, Stanislaus Riyanta mengimbau agar masyarakat mampu menunggu setiap hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk soal keterlibatan tim mawar dalam aksi 2 -22 Mei silam.
"Sebaiknya sih kita menunggu hasil penyelidikan Polri seperti apa, karena ini sangat sensitif ya. Tapi saya yakin kasus kerusuhan 22 Mei ini akan terungkap. Persoalan tim mawar terlibat atau tidak nanti kita akan lihat," ujar Stanislaus Riyanta.
(Arief Setyadi )