Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Sawu ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar naik (thrust fault).
Baca Juga: Lombok Utara Dilanda Gempa Bermagnitudo 4,3
Dugaan kuat sesar aktif yang menjadi pembangkit gempabumi ini adalah subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia. Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Lembata, Ende dengan intensitas III-IV MMI, Waingapu, Larantuka, Alor II-III MMI,Kupang, Rote I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hingga pukul 13.08 WIB, lanjut dia, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
(Fiddy Anggriawan )