JAKARTA - Joko Widodo (Jokowi) menyatakan di periode keduanya sebagai Presiden RI tidak menutup kemungkinan menggandeng aktivis 98 di jajaran kabinetnya. Hal itu dikatakan Jokowi saat bertemu dengan para aktivis 98 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, kemarin.
Ketua Umum Rumah Jokowi (RJ) Yongki Jonacta Yani mengatakan antara Jokowi dengan aktivis 98 tidak dapat dipisahkan dan merupakan satu kesatuan.
Baca Juga: Jokowi: Aktivis 98 Saya Lihat Belum Ada yang Jadi Menteri
"Jika kita tarik kembali ke Pilpres 2014, terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI untuk pertama kali dan kembali terpilih untuk kedua kalinya pada Pilpres 2019 tidak lepas dari peran aktivis 98," kata Yongki saat dihubungi melalui telepon, Senin (17/6/2019).
Para aktivis 98, lanjut Yongki, bahu membahu menyukseskan pencalonan Jokowi, salah satunya dengan menjelma sebagai relawan.